Header Ads

header ad

Kejurda Antar Klub KU14 Se-Bali 2020: Elite dan Merpati Bagi Gelar


Kejurda Antar Klub KU14 Se-Bali yang dimulai dari Senin (6/1) ditutup secara resmi di GOR Ngurah Rai Jumat (10/1) oleh Ketua Perbasi Bali, Oka Darmawan. Turnamen dengan format round robin ini diikuti 5 tim putri dan 5 tim putra.

Lima tim putri adalah:
  • Cancer Basketball Academy (Perbasi Gianyar)
  • Elite Basketball Academy (Perbasi Denpasar)
  • Mangupura Academy (Perbasi Badung)
  • Merpati Bali (Perbasi Denpasar)
  • Southern Basketball (Perbasi Denpasar)

Lima tim Putra adalah:
  • Adiloka Basketball Academy (Perbasi Denpasar)
  • Elite Basketball Academy (Perbasi Denpasar)
  • Mangupura Academy (Perbasi Badung)
  • Merpati Bali (Perbasi Denpasar)
  • Southern Basketball (Perbasi Denpasar)

Setelah bertanding selama lima hari, Elite Basketball Academy dan Merpati Bali membagi gelar juara pertama. Pada katagori putra, Elite Basketball Academy merebut gelar juara setelah tampil tak terkalahkan. Sedangkan pada katagori putri, Merpati Bali menyapu bersih lawan-lawannya untuk memastikan diri sebagai juara pertama. Untuk posisi juara kedua, Elite Basketball Academy dan Merpati Bali juga bagi-bagi gelar. Juara kedua katagori putra direbut Merpati Bali dan juara kedua katagori putri direbut Elite Basketball Academy. Sementara itu, untuk juara ketiga, baik putra maupun putri, direbut Mangupura Academy.

Klasemen katagori putra bisa dilihat pada gambar berikut ini:

GP: Main | W: Menang | L: Kalah | D: Seri | FOR: Memasukkan | AGST: Kemasukan | PTS: Point | GD: Selisih Skor

Klasemen katagori putri bisa dilihat pada gambar berikut ini:

GP: Main | W: Menang | L: Kalah | D: Seri | FOR: Memasukkan | AGST: Kemasukan | PTS: Point | GD: Selisih Skor

Sebagai catatan, jika Perbasi Bali akan meneruskan menggelar Kejurda berbasiskan klub maka pendataan dan penataan klub, terutama manajemen dan database pemain, mutlak diperlukan. Hal ini, terutama, untuk menghindari perselisihan menyangkut legalitas "kepemilikan" pemain yang bisa berimbas negatif bagi pembinaan bola basket di Bali. Semoga masih ada Kejurda berikutnya. Dan semoga Kejurda berikutnya mempertandingkan lebih banyak katagori dan diikuti lebih banyak klub dan/atau Pengkab/Pengkot.



—iGs—

No comments

Powered by Blogger.