EBL 2019: FISIP Brawijaya Gagalkan Soverdi Kawinkan Gelar
![]() |
| FISIP Brawijaya vs. STPBI |
Tahun 2019 ini, Equilibrium Basketball League (EBL) telah memasuki penyelenggaraan yang kesembilan kalinya. Turnamen bola basket terbuka yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Udayana ini berlangsung dari Rabu (16/10) sampai Rabu (23/10). Semua pertandingan dilangsungkan di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung. EBL tahun ini mempertandingkan 3 katagori: (1) Putra Fakultas se-Indonesia; (2) Putra SMA/SMK se-Bali; (3) Putri SMA/SMK/Fakultas se-Indonesia. Peserta dari luar Bali tercatat: Fakultas Iimu Olahraga (FIO) Universitas Negeri Surabaya, FEB Universitas Brawijaya, FISIP Universitas Brawijaya, FISIP Universitas Cendrawasih.
Total peserta untuk EBL tahun ini mencapai 33 tim. Katagori Putra SMA/SMK diikuti oleh 12 tim yang dibagi menjadi 4 group. Juara tiap group berhak lolos ke babak semi final. Katagori Putra Fakultas diikuti 13 tim yang dibagi menjadi 4 group. Juara masing-masing group berhak melanjutkan ke babak semi final. Katagori Putri SMA/SMK/Fakultas terdiri dari 8 tim yang dibagi dalam 2 group. Juara dan runner-up tiap group lolos ke babak semi final.
Pada hari pembukaan digelar enam laga. Pada laga perdana saling berhadapan tim putri SMAN 2 Denpasar dengan SMA Soverdi. SMA Soverdi unggul 44-37. Masih di katagori Putri SMA/SMK/Fakultas, terjadi laga seru dan dramatis antara STPBI melawan Universitas Udayana. Kejar-kejaran skor terjadi sejak kuarter awal. Akhirnya di detik-detik akhir pertandingan STPBI berhasil menyalip dan menang dengan skor 29-28. Dua laga di kelompok Putra SMA/SMK mempertemukan SMA Soverdi dengan SMAN 2 Semarapura yang dimenangkan SMA Soverdi dengan skor tipis 28-26 dan antara SMAN 2 Denpasar dengan SMKN 1 Denpasar dengan skor 55-16 untuk SMAN 2 Denpasar. Sementara itu laga di kelompok Putra Fakultas dinodai dengan terjadinya WO (walk out). FISIP Universitas Cendrawasih yang seharusnya berhadapan dengan Fakultas Teknik Universitas Udayana tidak hadir. Skor 20-0 untuk Fak. Teknik Univ. Udayana. Satu laga lagi di kelompok Putra Fakultas dimenangkan STP Nusa Dua setelah mengalahkan STPBI 50-40.
Memasuki hari terakhir digelar enam laga, tiga laga perebutan posisi ketiga dan tiga laga perebutan gelar juara. Laga final katagori Putri SMA/SMK/Fakultas mempertemukan juara bertahan SMA Soverdi dengan FISIP Brawijaya yang dimenangkan FISIP Brawijaya dengan skor 47-32. Dengan demikian FISIP Brawijaya berhak menyandang gelar juara. SMA Soverdi gagal mempertahankan gelarnya dan harus puas menjadi runner up. Pada laga sebelumnya, FIO Unesa berhasil menggondol juara ketiga setelah mengalahkan STPBI dengan skor 43-41.
Untuk katagori Putra SMA, Juara bertahan SMA Soverdi berhasil mempertahankan gelar juaranya setelah menaklukkan SMAN 2 Denpasar di babak final dengan skor 62-56. Meskipun tim putranya sukses mempertahankan gelar, sayang, SMA Soverdi gagal mengawinkan gelar juara karena tim putrinya kalah di partai final. Pada pertandingan sebelumnya, SMK Pariwisata Dalung mengalahkan SMAN 8 Denpasar dengan skor 46-39 dan berhak atas gelar juar ketiga.
Partai puncak EBL 2019 pada katagori Putra Fakultas mempertemukan juara bertahan Fakultas Teknik (FT) Udayana dengan FE Warmadewa dan dimenangkan oleh FT Udayana dengan skor 71-64. FT Udayana berhasil mempertahankan gelar juara dan FE Warmadewa harus puas sebagai runner up. Juara ketiga direbut Fakultas Ilmu Olahraga (FIO) Unesa setelah menaklukkan FEB Undiknas dengan skor 44-24.
Ada yang menarik perhatian pada penyelenggaraan EBL tahun ini, yaitu banyaknya pertandingan yang berakhir WO. Paling tidak ada lima pertandingan yang berakhir WO. Fenomena ini perlu mendapat perhatian dari panitia/BEM FEB UNUD mengingat pada penyelenggaraan tahun lalu pun banyak pertandingan yang berakhir WO, termasuk WO dari tim tuan rumah sendiri.
</>

Post a Comment