Header Ads

header ad

Piala Walikota X (2019): SD untuk Saraswati; SMPN 1 Putra Back to Back; SMPN 8 Putri Back to Back to Back to...


Turnamen bola basket Piala Walikota ke-10 tahun 2019 secara resmi ditutup pada Sabtu (23/3) di GOR Ngurah Rai Denpasar. Turnamen yang digelar sejak Senin (18/3) ini mempertandingkan empat katagori, yaitu SD putra dan putri serta SMP putra dan putri. SD putra diikuti 10 tim, SD putri 5 tim, SMP putra 10 tim, dan SMP putri 9 tim. Pertandingan untuk katagori SD putri menggunakan format Round Robin sedangkan katagori yang lain menggunakan format Single Elimination (sistem gugur).

Juara katagori SD putri direbut SD 3 Saraswati Denpasar, runner up untuk SD 2 Santo Yoseph Denpasar, dan posisi ketiga untuk SD 1 Santo Yoseph Denpasar. Ketiga tim saling mengalahkan dan sama-sama mencetak tiga kemenangan dan sekali kalah. Karena itu penentuan juara dilakukan berdasarkan selisih skor. Sementara itu, posisi keempat diduduki SD Mahardika Denpasar dan SD 5 Saraswati Denpasar menduduki posisi juru kunci.

Untuk katagori SD putra, posisi juara direbut oleh SD 2 Saraswati Denpasar. Pada babak  final SD 2 Saraswati menundukkan SD Cipta Dharma Denpasar dengan skor 63-28. Dengan demikian SD Cipta Dharma harus puas menduduki posisi kedua. Posisi ketiga direbut oleh SD Harapan Denpasar setelah mengalahkan SD 2 Santo Yoseph Denpasar dengan skor 46-27 pada perebutan juara ketiga. Sebelumnya, pada babak semi final, SD 2 Saraswati menundukkan SD Harapan sedangkan SD Cipta Dharma menundukkan SD 2 Santo Yoseph.

Pada babak final katagori SMP putri, juara bertahan SMPN 8 Denpasar berhadapan dengan SMPN 6 Denpasar. Kedua tim sama-sama diperkuat oleh mantan pemain tim Porseni Denpasar tahun 2018. Tim SMPN 6 punya Rosi dan Ratna Mahaliana sedangkan di SMPN 8 ada Regina Larasati. Mengandalkan kecepatan pemain-pemain back court-nya dan manuver pemain-pemain front court-nya di paint area, SMPN 8 mendominasi pertandingan. Unggul sejak kuarter pertama, SMPN 8 mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 60-31. SMPN 6 harus puas menduduki posisi runner up. Posisi ketiga ditempati oleh SMPN 1 Denpasar yang pada pertandingan perebutan tempat ketiga mengalahkan SMPN 3 Denpasar dengan skor 52-14. Sebelumnya, pada babak semi final, SMPN 8 mengalahkan SMPN 3 dengan skor 56-8 sedangkan SMPN 6 mengalahkan SMPN 1 dengan skor 31-29.

Keberhasilan menjuarai Piala Walikota tahun ini mengukuhkan dominasi putri SMPN 8 Denpasar. Paling tidak, enam tahun terakhir ini, SMPN 8 selalu manjadi juara Piala Walikota.

Untuk katagori SMP putra, babak final mempertemukan juara bertahan SMPN 1 Denpasar dengan SMPK Santo Yoseph Denpasar. SMPK Santo Yoseph masih diperkuat oleh mantan point guard Porseni Denpasar 2018, Elgi Wimbardi. Sedangkan di tim SMPN 1 ada dua orang mantan pemain Porseni Denpasar 2018, Bhismaka Ariel dan Raffael Rompies. Sejak kuarter awal kedua tim bermain dengan tempo tinggi tapi lebih dominan mengandalkan individual skill. Dengan materi yang lebih merata dan keunggulan rebound, SMPN 1 berhasil mengontrol jalannya pertandingan dan menang dengan skor 49-35. Dengan demikian, SMPN 1 dua kali berturut-turut (back to back) menjuarai Piala Walikota sedangkan SMPK Santo Yoseph harus puas menduduki posisi runner up. Posisi ketiga ditempati SMP PGRI 3 Denpasar setelah pada perebutan juara ketiga mengalahkan SMPN 3 Denpasar dengan skor 46-31. Sebelumnya, pada babak semi final, SMPN 1 mengalahkan SMPN 3 dengan skor 48-35 sedangkan SMPK Santo Yoseph menundukkan SMP PGRI 3 dengan skor 51-45.

Pada acara penutupan juga dibagikan piala untuk Most Valuable Player (MVP). Untuk katagori SD Putra, gelar MVP jatuh ketangan Farrel dari SD 2 Saraswati Denpasar sedangkan MVP untuk SD Putri diberikan kepada Karina Putri Hermawan dari SD 3 Saraswati Denpasar. Raffael Rompies dari SMPN 1 Denpasar dipilih sebagai MVP SMP putra dan Regina Larasati dari SMPN 8 Denpasar menjadi MVP SMP Putri.



</>

No comments

Powered by Blogger.